Minggu, 05 Mei 2013

Pengampunan

Lukas 11:14.
...dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan

Renungan :
Ada sebuah cerita yang aku kutip dari kisah yang terjadi saat perang dunia ke dua. Saat pembantaian orang-orang Yahudi oleh tentara Nazi Jerman.

Laki-laki itu maju ke hadapan Corrie ten Boom, seorang perempuan berdarah Belanda. Belasan tahun lalu, ia dan keluarganya dibawa ke camp Nazi saat tentara Jerman dengan bengis membantai orang Yahudi.
Orang tua dan beberapa saudaranya mati sebagai tawanan disitu. Dia dan kakak perempuannya berhasil selamat tapi kejadian itu membekas dalam hatinya.

Baru saja dia berkhotbah tentang pengampunan dan sekarang pria itu berdiri didepannya, mengulurkan tangannya dan berkata,
"Maafkan aku. Akulah yang menyiksamu dalam penjara dulu.."
Wajah Corrie menjadi tegang. Degup jantungnya bergemuruh membuncah dadanya.
"Ayolah! Laki-laki ini pernah menghancurkan masa depanmu. Kamu mau ampuni dia?!", demikian seruan hatinya.

Suasana senyap. Semua mata memandang ke arahnya. Tiba-tiba tangan Corrie terulur. Dengan suara bergetar ia berkata, "Aku mengampunimu..!"

Pesan :
Temanku, memang mudah sangat bagi kita untuk memperkatakan kebenaran firman Tuhan. Tapi siapakah kita ini yang benar-benar melakukan kebenaran itu? Masalahnya, ketika hal yang paling buruk terjadi pada kita, katakanlah ada yang memfitnah kita, ada yang menjelek-jelekkan kita, ada yang mengkhianati kita; apa yang akan kita lakukan padanya? Apakah kita akan benar-benar mengampuninya?

Corrie tidak sekedar bicara. Ia melakukan kebenaran itu. Ia sadar bila ia mengampuni maka dosanya pun akan diampuni oleh Tuhan.
Temanku, bila kita mengampuni maka Tuhan pun akan mengampuni dosa kita. Ingat, tak ada seorang pun yang bebas dari perbuatan dosa. Kita perlu pengampunan Tuhan dari waktu ke waktu. karena itu, kita pun belajar mengampuni ketika ada seseorang yang berkata, "Maafkan aku..."

Doa :
Bapa, terimakasih untuk pengampunanMu, berikan pada kami keteguhan hati untuk mengampuni orang yang bersalah kepada kami Tuhan.. Sama seperti Engkau juga yang telah mengampuni kami.
Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Amen!

¤¤ Jesus Loves You! ¤¤

Kamis, 02 Mei 2013

Terkecil & Terbesar

Lukas 9:48b.
Karena yang terkecil di antara kamu sekalian, dialah yang terbesar

Renungan :
Suasana pagi begitu ramai. Di belakang rumah, dekat kandang sapi, para dedaunan hijau segar diatas pohon menertawakan dedaunan kering yang tercecer dibawah pohon yang sebagian hancur diinjak orang-orang yang lewat diatasnya. Pupuk kimia yang duduk santai digudang dekat garasi mobil mengolok-olok kotoran sapi yang bau dan tak sedap dipandang mata.

Sekumpulan daun hijau diatas pohon tak menyadari bahwa dedaunan kering yang menyatu dengan tanah akan membuat tanah itu berkualitas sehingga tanaman apa saja yang ditanam diatasnya akan subur, termasuk pohon dimana dedaunan hijau itu hidup. Pupuk kimia juga tak menyadari bahwa kotoran sapi lebih bermutu menjadi pupuk berkualitas tanpa bahan kimia.

Pesan :
Temanku, kita terlalu sering memandang sebelah mata orang-orang yang kita anggap tidak berguna, sampah, atau bahkan kotoran. Yang cacat dianggap tak berguna. Yang miskin dianggap sampah. Pegawai biasa dianggap tak se-level. Tanpa kita sadari bahwa sesungguhnya orang-orang yang kita anggap sampah itu begitu berarti dan berharga di mata Tuhan.

Ada banyak orang cacat yang menemukan peralatan teknologi canggih yang dibutuhkan oleh dunia. Ada banyak orang miskin yang membuka mata rohani orang lain yang belum mengenal Tuhan tentang kasih. Ada banyak mantan pendosa yang ternyata lebih hidup kudus daripada kita yang mengaku sebagai Kristen yang rajin beribadah!

Temanku, mungkin saat ini kita dipandang sebelah mata oleh orang lain. Jangan berkecil hati, karena sesungguhnya jika kita setia kepada Tuhan, maka hidup kita bukanlah sampah di mataNya. Justru kita yang direndahkan akan ditinggikan olehNya. Orang-orang yang menyombongkan diri itulah yang akan direndahkan dan menjadi sampah yang tak berguna..!

Doa :
Bapa kami di surga dalam nama Tuhan kami Yesus Kristus,
Apapun keberadaan kami, kami yakin bahwa kami berarti di mataMu..
Terimakasih Tuhan.. Dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amen!

¤¤ Jesus Loves You! ¤¤

Rabu, 01 Mei 2013

Menantikan Pertolongan Tuhan

Ratapan 3:26.
Adalah baik menanti dengan diam pertolongan Tuhan.

Pesan :
Pernahkah kamu melihat atau mendengar bagaimana cara seseorang menyelamatkan orang lain yang tenggelam karena tidak dapat berenang? Saat orang yang tenggelam itu meronta-ronta dan panik berusaha menyelamatkan diri, maka justru sang penyelamat tidak akan bertindak apa-apa. Ia akan menunggu sampai orang yang tenggelam itu tenang dan pasrah menyerah, baru ia akan mengulurkan tangan dan menarik orang itu keluar dari air. Jika tidak, maka sang penolong itu sendiri akan terseret bahkan ikut tenggelam bersama orang yang hendak ditolongnya.

Banyak hal dalam hidup kita yang membuat kita seolah-olah tertekan dan menimbulkan penderitaan yang menyakitkan. Dalam kepanikan hidup kita berusaha dengan kekuatan sendiri untuk menyelesaikan semua persoalan. Tidak jarang tanpa hikmat kita mengambil jalan pintas yang tidak sesuai dengan firman Tuhan. Kita meronta-ronta karena takut tenggelam dalam lautan persoalan. Kita berteriak-teriak panik seolah-olah Tuhan terlambat atau lupa menolong kita. Mungkin sesaat kelihatannya masalah kita selesai, tapi buntutnya timbul masalah baru.

Mari kita belajar untuk berdiam diri sejenak dihadapan Tuhan dan menantikan pertolonganNya. Dalam setiap perkara; apakah itu masalah keluarga, pasangan hidup, perekonomian, masa depan dan sebagainya. Tuhan pasti punya rencana yang indah.
Dengan berdiam diri dan merenungkan kembali semua kebaikan yang telah dilakukanNya kita akan mendapatkan kekuatan yang baru untuk menghadapi semua masalah kita. Saat kita turun tangan untuk menyelesaikan masalah dengan kekuatan sendiri, maka Tuhan akan angkat tangan. Tapi saat kita angkat tangan, maka Tuhan akan turun tangan dan menyelesaikannya untuk kita.

Doa :
Bapa, aku mau tenang dan berdiam diri sambil menantikan kuasaMu dinyatakan dalam hidupku.
Dalam nama Yesus aku berdoa dan mengucap syukur, Amen!

¤¤ Jesus Loves You! ¤¤

Senin, 29 April 2013

Saat Teduh

Mazmur 5:4
Tuhan, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagiMu, dan aku menunggu-nunggu.

Pesan :
Waktu pagi biasanya waktu yang sangat nikmat untuk melanjutkan lelap tidur kita, namun dalam Mazmur 5:4 dikatakan bahwa Daud mengatur persembahannya untuk Tuhan pada waktu pagi.

Luar biasa sekali Daud. Di saat kebanyakan orang masih terlelap, pagi-pagi Daud sudah bangun, melawan dinginnya pagi untuk mencari Tuhan dan memberikan persembahan bagiNya.
Persembahan Daud berbicara tentang suatu korban hidup, yaitu hidup Daud sendiri sebagai persembahan yang terbaik untuk Tuhan. Korban identik dengan sesuatu yang menyakitkan.

Jika kita ingin memberikan persembahan yang terbaik bagi Tuhan seperti yang telah dilakukan oleh Daud, maka kita harus berani berkorban. Apa yang kita korbankan itu mungkin rasa tidak nyaman, karena kita harus mengorbankan waktu tidur kita. Tetapi, Yesus sendiri telah memberikan teladan bagi kita, dikatakan pagi-pagi benar, pada waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana (Markus 1:35).

Yesus memberikan waktuNya yang terbaik untuk berjumpa dengan BapaNya. Inilah yang menjadi sumber kekuatan Yesus untuk menjalani hari-hariNya yang sangat sibuk dan menguras tenaga serta pikiran, sehingga Dia melangkah dari satu kemenangan kepada kemenangan yang lainnya.

Sayangnya, banyak orang Kristen (yang adalah pengikutNya) justru paling sulit untuk bangun pagi. Mereka tidak benar-benar menyadari pentingnya bertemu dengan Tuhan pada waktu pagi.

Ratapan 3:23 berkata bahwa rahmat Tuhan selalu baru setiap pagi. Ini berarti bahwa pagi hari adalah waktu yang terbaik bagi kita untuk menikmati berkat-berkat Tuhan. Ketika bangsa Israel ada di padang gurun, mereka harus memungut manna di waktu pagi. Jika mereka terlambat bangun, maka manna itu telah membusuk. Ini merupakan gambaran bahwa berkat Tuhan dicurahkan setiap pagi. Kita tidak akan menikmati indahnya hadirat Tuhan jika kita tidak mau berusaha untuk bangun pagi dan menyediakan waktu untuk bersaat teduh.

Apa saja berkat yang kita dapatkan dari bersaat teduh?

1. Roh kita menjadi kuat.
Kita hidup bukan dari roti saja, melainkan dari setiap firman yang keluar dari mulut Tuhan (Matius 4:4). Jika roti menguatkan tubuh kita, maka firman Tuhan adalah makanan yang memperkuat roh kita, sehingga sanggup mengalahkan semua perbuatan daging/dosa.

2. Jiwa kita disegarkan.
Saat kita memulai hari dengan membangun hubungan yang intim dengan Tuhan di waktu pagi, maka kita akan mengalami kesegaran di dalam jiwa kita, karena ada sukacita sorgawi yang mengalir di dalam hidup kita.

3. Tubuh kita menjadi bugar.
Udara pagi adalah udara terbaik bagi kebugaran tubuh kita, karena pada waktu pagi udara masih bersih, belum terkontaminasi oleh kotoran atau polusi. Saat kita bangun dan menghirup udara pagi ketika bersaat teduh, maka tubuh kita disegarkan, sehingga bersemangat untuk melakukan semua kegiatan kita sepanjang hari itu.

4. Mengenal karakter Tuhan semakin dalam dan peka akan suaraNya.
Saat kita tekun menyediakan waktu untuk bersekutu denganNya di pagi hari, maka kita akan semakin mengenal pribadiNya sehingga iman percaya kita semakin kokoh, tidak mudah diombang-ambingkan oleh rupa-rupa pengajaran. Selain itu, kita juga akan semakin peka akan suaraNya. SuaraNya adalah hikmat terbaik yang akan menuntun kita berjalan dalam kemenangan dan keberhasilan setiap waktu. Segala yang kita kerjakan akan menjadi efektif dan tepat sasaran karena hikmatNya tercurah bagi kita yang peka akan suaraNya.

5. Doa kita mengalami terobosan.
Seperti yang dikatakan Daud dalam Mazmur 5:4 bahwa Tuhan mendengar seruan Daud ketika dia berseru kepadaNya, demikian Tuhan akan mendengar dan menjawab seruan kita saat kita setia mencari wajahNya.

Semua berkat dan penyertaan Tuhan yang dinikmati Daud merupakan akibat karena dia telah memberikan waktunya yang terbaik untuk Tuhan. Ingin mengalami apa yang Daud alami bersama Tuhan? Ayo bangun pagi dan bersaat teduh! ^_^

Doa :
Tuhan, berikanlah aku ketabahan untuk bisa menerima hal-hal yang tidak dapat aku ubah...
Berilah aku keberanian untuk mengubah hal-hal yang dapat aku ubah dan berikanlah aku kebijaksanaan untuk dapat membedakannya...
Terima kasih Tuhan, dalam nama Yesus aku berdoa, Amen!

¤¤ Jesus Loves You! ¤¤

Minggu, 28 April 2013

~From Kids to God~

Ada sebuah artikel yang aku baca pada sebuah website, yang membuatku tertawa terpingkal-pingkal saat nonton Euro 2012.
Artikel ini berisikan doa dari anak-anak Sunday School di Amerika.

Pada suatu waktu guru Sunday School meminta anak-anak tersebut menuliskan tiap-tiap doa mereka ke sebuah kertas kecil lalu dimasukkan ke dalam sebuah peti.
Ketika pada saat peti dibuka, berikut isi doa dari anak-anak Sunday School tersebut :

Dear God, In Sunday School they told us what You do. What does it when You are on vacation?. - Jane

Dear God, I think about You sometimes even when I'm not praying. - Elliot

Dear God, Did You really mean "do unto others as they do unto you"? Because if You did, then I'm going to fix my brother. - Darla

Dear God, I didn't think orange went purple until I saw the sunset You made on Tuesday. - Margret

Dear God, I read the Bible. What does "begat" mean? No body will tell me. - Love, Allison

Dear God, Are you really invisible or is that a trick?. - Lucy

Dear God, Is it true my Father won't get in Heaven if he uses his bowling words in the house?. - Anita

Dear God, Did you mean for the giraffe to look like that or was it accident?. - Norma

Dear God, Instead of letting people die and having to make new ones, why don't You just keep the ones You have now?. - Jerry

Dear God, who draws the line around countries?. - Nan

Dear God, The bad people laughed at Noah - "you made an ark on dry land you fool". But he was smart, he stuck with You. That's what I would do. - Eddie

Dear God, I went to this wedding and they kissed right in Church. Is that okay?. - Neil

Dear God, What does it mean You are a jealous God? I thought You had everything. - Tom

Dear God, Thank You for the baby brother, but what I prayed for was a puppy?. - Joyce

Dear God, Why is Sunday School on Sunday? I thought it was supposed to be our day of rest. - Tom L.

Dear God, please send me a pony. I never asked for anything before, You can look it up. - Bruce

Dear God, If we come back as something, please don't let me be Jennifer Horton because I hate her. - Denise

Dear God, My brother is a rat. You should give him a tail. Ha ha. - Danny

Dear God, maybe Cain and Abel would not kill each other so much if they had their own rooms. It works with my brother. - Larry

Dear God, I want to be just like my Daddy when I get big but not with so much hair all over. - Sam

Dear God, You don't have to worry about me. I always look both ways. - Dean

Dear God, I bet it is very hard for You to love all of everybody in the whole world. There are only 4 people in our family and I can never do it. - Marry

Dear God, of all the people who work for You, I like Jesus the best. - Rob

Dear God, My brother told me about being born but it doesn't sound right. They're just kidding, aren't they?. - Marsha

Dear God, If You watch me in Church Sunday, I'll show You my new shoes. - Mickey

Dear God, I would like to live 900 years like the guy in the Bible. - Love, Chris

Dear God, we read Thomas Edison made light. But in school they said You did it. So, I bet he stoled Your idea. - Sincerely, Donna

Dear God, I do not think anybody could be a better God. Well, I just want You to know but I'm not just saying that because You are God already. - Charles Jun

Demikianlah isi dari doa anak-anak Sunday School itu. Begitu polos dan lucunya mereka... :D

¤¤ Jesus Loves You! ¤¤

"Tetaplah berdoa"

1 Tesalonika 5:17.

Apa itu doa?
1. Doa adalah proses pembelajaran berkaitan dengan ketaatan
2. Doa adalah proses pengambilan keputusan
3. Doa adalah proses pembentukan karakter; memahami kondisi orang lain melalui doa
4. Doa adalah proses pengudusan; dengan doa kita mengaku dosa, memulihkan emosi & pikiran yang lelah
5. Doa adalah proses penerimaan kekuatan dalam memahami kesulitan
6. Doa adalah proses pendewasaan rohani
7. Doa adalah proses perjuangan & perlawanan dalam kegelapan.

Mengapa harus tetap berdoa?
1. Karena berdoa adalah perintah Tuhan
2. Karena berdoa dapat memberikan kekuatan untuk menghadapi pencobaan
3. Karena berdoa adalah senjata peperangan rohani
4. Karena berdoa membuat kerohanian kita selalu terjaga untuk menyongsong kedatangan Kristus kedua kali.

So keep praying!

^^ Jesus Loves You! ^^